Ini Dia "Tasikmalaya Oktober Fest 2018"

Mempersembahkan Wisata Kreatif Di Tasikmalaya Oktober Festival 2018. Acara diselenggarakan setiap setahun sekali pada Bulan Oktober.

Rehat Sejanak Di Danau Lemona Salopa Kab.Tasikmalaya

Tempat Wisata Ini terbilang Baru dibangun pada tahun 2013. Danau Lemona adalah salah satu alternatif tempat liburan di Tasikmalaya. Terletak di Salopa, arah selatan Kota Tasikmalaya, jaraknya 15km dari Kantor Samsat Kabupaten Tasikmalaya.

Situ Gede Kota Tasikmalaya

Merupakan obyek wisata yang menawarkan keindahan panorama alam situ dengan hiasan hutan alam yang berada pada sebuah pulau kecil (nusa) yang terletak di tengah situ.

Keindahan Kawah Galunggung

Kawah ini terbentuk karena letusan Gunung Jadi (Anak Gunung Galunggung di tahun 1982). Saat ini kawah ini menjadi salah satu objek wisata di kawasan Tasikmalaya sebelah Barat

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 02 Oktober 2011

Obyek wisata Cipanas Galunggung


Gunung Galunggung terletak di Tasikmalaya, merupakan gunung berapi yang masih aktif dengan jarak letusan sekitar 72 - 88 tahun. Untuk menuju Kawah Gunung Galunggung dapat di tempuh dari Obyek wisata Taman rekreasi air panas Cipanas Galunggung yang merupakan kawasan wisata air panas yang terletak di kaki gunung Galunggung. berikut adalah gambar gerbang masuk menuju objek wisata:


Taman rekreasi air panas Cipanas Galunggung terletak sekitar 20 km barat laut kota Tasikmalaya. Untuk mencapai tempat ini dengan menggunakan angkot dari Terminal bus Tasikmalaya menuju Bantar melalui Jalan Raya utama, dan dari Bantar naik ojek ke kawasan air panas sejauh 14 km melalui jalan yang bergelombang.





Dari Taman rekreasi air panas Cipanas Galunggunung ini wisatawan dapat meneruskan perjalanan mengikuti jalan kecil kesebuah air terjun kecil dan terus ke kawah Gunung Galunggung sejauh 3 km.


Perjalanan mendaki ke kawah tidak terlalu sukar namun pemandangannya kurang menarik. Terdapat tangga yang terbuat dari semen untuk menuju kelokasi Kawah Gunung Galunggung.

Daftar Tiket Masuk Obyek Wisata Cipanas Galunggung :
1. Tiket gerbang : motor        Rp.5.000
                             Mobil        Rp. 10.000/orang
2. Tiket Parkir      Motor        Rp. 3.000
                             Mobil        Rp. 5.000
3. Sewa Kamar Private          Rp. 15.000/orang
    Kolam Umum                    Rp. 0,-

Selasa, 22 Maret 2011

Isi Baterai Smartphone dengan Tenaga Angin

Konsep ini menampung arus listrik dengan turbin angin.

Aero E, konsep teknologi turbin angin untuk isi ulang baterai ponsel (yankodesign.com)
VIVAnews - Pernah mendengar ponsel berbasis tenaga surya? Ya, sekitar pertengahan tahun lalu Puma Phone muncul sebagai smartphone pertama dilengkapi panel tata surya. Ia dijual terbatas. Konsepnya cukup bagus untuk sebuah smartphone. Tetapi, jika ditawarkan mungkin Anda akan menimbang ulang mengganti ponsel Anda lagi.

Bagaimana jika teknologi berbasis tenaga surya itu muncul di charger ponsel? Berbicara soal charger atau pengisi ulang baterai ponsel, Anda pasti tahu adanya charger berbasis panel surya. Atau, beberapa dari Anda mungkin sudah memilikinya. Ini memang bukan sesuatu yang baru. Charger panel surya ini hadir ketika ada kebutuhan isi ulang baterai ponsel di saat darurat, atau tak ada arus listrik.

Ide ini ternyata cukup inspiratif. Setidaknya bagi Lance Cassidy yang berhasil membuat konsep lain berupa charger ponsel berbasis tenaga angin. Dengan menggunakan turbin angin, baterai ponsel akan diisi ulang tanpa harus melibatkan arus listrik.


Konsep teknologi itu bernama Aero E Wind Power Generator. Energi terkonversi dari angin menjadi arus listrik yang ditransfer secara nirkabel melalui induksi. Letakkan ponsel Anda pada pad yang tersedia, dan tancapkan dia di jendela rumah Anda. Biarkan tetangga Anda dibuat kagum olehnya.

Turbin ini memancarkan daya secara nirkabel ke saku pengisian, di mana pad tadi ditempatkan. Seperti mendepositkan daya listrik dari tenaga angin. Ketika Anda pulang dari tempat Anda bekerja, Anda mempunyai charger siap pakai.

Nantinya, akan diciptakan pula sebuah aplikasi khusus smartphone untuk memungkinkan pengguna terhubung dengan turbin mereka dari manapun melalui koneksi Internet. Sehingga pengguna dapat melacak pola angin serta mengatur kapan turbin itu menyala atau mati.

Ide ini bisa dikembangkan oleh siapa saja. Tetapi, konsep ini bisa menjadi teknologi energi alternatif yang diproduksi masif suatu waktu nanti. Kemungkinan ia akan diburu oleh penghuni rumah apartemen atau backpacker yang berkantong pas-pasan.

Sabtu, 19 Maret 2011

Turangga Seta Menggali 'Gunung Piramida'

Penggalian dilakukan di puncak Gunung Lalakon, 986 meter di atas permukaan laut.
VIVAnews - Komunitas pecinta sejarah nusantara Turangga Seta melakukan penggalian di Gunung Lalakon, yang terletak di Soreang Bandung.



Penggalian ini merupakan salah satu upaya untuk menindaklanjuti hasil temuan uji geolistrik yang telah mereka lakukan sebelumnya, bersama tim peneliti.

"Kami telah melakukan penggalian sejak Senin pagi," ujar Ayu Reditya Dewi, Anggota Tim Turangga Seta Jakarta kepada VIVAnews, di Gunung Lalakon Bandung Jawa Barat, Rabu petang 16 Maret 2011.

Belasan anggota tim Turangga Seta dibantu oleh belasan warga sekitar, melakukan penggalian di titik koordinat 6° 57,5' Lintang Selatan, 107° 31,239' Bujur Timur, dan ketinggian 986 meter di atas permukaan laut.

Penggalian yang dilakukan di Puncak Gunung Lalakon itu dilakukan sekitar 7 meter dari lokasi menara antena Base Transceiver Station yang berada di tanah milik PT Saguling.

"Kami sudah memperkirakan agar penggalian yang kami lakukan tak mempengaruhi struktur menara sehingga tidak mengganggu operasi dari antena tersebut," ujar Dani Subrata, Kepala Tim Penggalian Turangga Seta, kepada VIVAnews.

Upaya penggalian dilakukan oleh tim Turangga Seta sebagai bentuk kepedulian mereka karena pemerintah dirasa kurang responsif. Padahal sebelumnya, tim Turangga Seta pernah melaporkan kecurigaan mereka kepada pemerintah, dalam hal ini Pusat Penelitian Arkeologi Nasional yang berada dibawa Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.



"Sebenarnya penggalian ini bukan tugas kami. Tapi kami ingin membuktikan bahwa sejak dulu sebenarnya leluhur kita telah memiliki kebudayaan yang sudah demikian tinggi," ujar Agung Bimo Sutedjo, pendiri kelompok Turangga Seta.

Penggalian ini sendiri, menurut Dani, sudah sesuai dengan peraturan yang ada, yakni Undang-Undang No 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Pasal 26. "Setiap orang berhak melakukan pencarian cagar budaya atau yang diduga cagar budaya dengan melakukan penggalian atau pengangkatan di darat," ujar Dani mengutip ayat 2 pasal itu.

Sementara persyaratan yang diatur pada ayat 4 undang-undang itu, yakni harus meminta izin pemerintah atau pemerintah daerah, sudah dilakukan dengan meminta izin kepada Lurah, RW dan RT setempat.

Rabu, 16 Maret 2011

Gempa Jepang Lepas Energi 6,7 Triliun Ton TNT

Energi itu setara dengan 1.000 kali kekuatan seluruh senjata nuklir di bumi.

VIVAnews - Total energi yang dilepaskan oleh gempa besar yang terjadi Jumat pekan lalu di Sendai Jepang setara dengan ledakan 6,7 triliun ton bom TNT, atau sekitar seribu kali kekuatan seluruh senjata nuklir yang ada di bumi bila digabungkan.

gambar kerusakan akibat gempa dan tsunami







Seperti halnya gempa New Zealand yang belum lama ini terjadi, gempa 8,8 Skala Richter Chile tahun lalu, serta gempa Aceh 9,1 Skala Richter Aceh pada 2004, bencana yang terjadi di Jepang adalah hasil dari gaya geologis raksasa yang bekerja di sepanjang cincin api Pasifik (Pacific Ring of Fire) yang juga melewati sebagian besar wilayah Indonesia.

Seperti dilansir oleh situs DailyMail, dalam gempa kali ini lempeng Pasifik menunjam lempeng Filipina di zona subduksi, sehingga terjadi gempa 9 Skala Richter dengan episentrum yang terletak di sekitar 12,8 km dari Fukushima, di kedalaman 9,6 km.

Jepang sendiri merupakan negara tempat bertemunya beberapa lempeng, yakni lempeng Pasifik, lempeng Filipina, lempeng Amerika Utara, dan lempeng Eurasia. Tak heran bila kemudian Jepang sudah begitu akrab dengan gempa.

Pada Oktober 2004, sebuah gempa dengan magnitudo 6,8 menghantam daerah Niigata di Utara Japan, merenggut 65 jiwa dan 3.000 korban luka-luka. Itu merupakan gempa paling mematikan sejak gempa Kobe 1995 dengan magnitudo 7,3 yang mengambil lebih dari 6.400 nyawa.

Oleh karenanya bisa dikatakan bahwa Jepang adalah salah satu negara yang paling siap menghadapi bencana gempa. Sebab, di Jepang, gempa telah menjadi salah satu kurikulum bagi anak-anak sekolah, dan bangunan-bangunan di sana menerapkan standar yang ketat untuk menghadapi gempa.

Yang perlu diingat, gempa bumi besar tak hanya merenggut banyak nyawa dan kerusakan bangunan semata, tapi juga bencana yang lebih hebat, yakni tsunami yang bisa merenggut korban nyawa lebih besar lagi.

Dalam hal ini, oleh gempa Sendai membangkitkan tsunami setinggi 10 meter dengan kecepatan sekitar 800 km per jam. Oleh karenanya korban jiwa di Jepang diperkirakan lebih dari 10 ribu orang.

Seorang geolog dari University of Edinburgh, Profesor Ian Main, mengatakan masih beruntung karena musibah ini terjadi di lokasi yang relatif lebih jauh dari daerah padat lain di Jepang. Sumber gempa, Profesor Main memisalkan, juga berada di seberang Teluk Tokyo, salah satu kawasan pantaui yang berpenduduk terpadat di dunia. (umi)

Sabtu, 12 Maret 2011

Kecepatan Wifi 40% Lebih Buruk dari Koneksi Tetap

INILAH.COM, Jakarta- Peneliti mengklaim kecepatan jaringan nirkabel/wifi ternyata 40% lebih lambat dibandingkan koneksi tetap. Fenomena itu tentu mengganggu proses konsumsi data.

Kecepatan Wifi 40% Lebih Buruk dari Koneksi Tetap

Studi dari perusahaan riset internet Epitiro mengatakan adanya perbedaan mencolok dalam kecepatan penggunaan jaringan nirkabel dengan fixed connection. Lambatnya akses data itu berpengaruh pada video steraming, kecepatan unduh (download) dan akses permainan online.

"Konsumen yang mengalami masalah performa dengan jaringan nirkabel harus memperbaiki lingkungan rumah atau terkoneksi secara langsung dengan ethernet kabel,” ujar juru bicara Epitiro, JP Curley.

Penurunan akses data itu disebabkan hambatan fisik dan interfensi dari gelombang mikro, monitor bayi dan perangkat radio lainnya. Kecepatan nirkabel juga terdegradasi oleh dinding, pintu dan perabotan rumah, telepon nirkabel maupun kontrol remote televisi.

Meskipun begitu, studi ini juga menemukan waktu untuk mengunduh halaman web hampir sama antara koneksi nirkabel dan koneksi tetap. Ini disebabkan halaman situs tidak rentan terhadap perubahan kecepatan yang berlangsung fluktuatif. [mor]

Jumat, 11 Maret 2011

Gunung Api Terbesar di Dunia Akan Meletus?

Jika meletus, dua per tiga bagian dari Amerika Serikat tidak akan dapat dihuni.

VIVAnews - Gunung berapi di Yellowstone National Park, di kawasan barat laut Wyoming, Amerika Serikat, menunjukkan tanda-tanda aktivitas yang tidak lazim.
Menurut catatan United States Geological Survey, dataran di kawasan itu telah naik dengan kecepatan tiga inci atau sekitar 7,6 sentimeter per tahun dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sejak mulai dicatat pada tahun 1923.

Gundukan magma yang terus meninggi di Yellowstone National Park. (dailygalaxy.com)


“Pertumbuhan ketinggian tersebut sangat tidak lazim karena ia terjadi di kawasan yang sedemikian luas dan pada kecepatan yang sangat tinggi,” kata Robert Smith, seorang profesor geofisika dari University of Utah, seperti diberitakan DailyMail, 9 Maret 2011.

Awalnya, kata Smith, pihaknya khawatir bahwa fenomena ini akan menjurus ke meletusnya gunung tersebut. “Namun demikian, kami mendapati bahwa magma di bawah kawasan itu kini berada di kedalaman 10 kilometer, jadi kita tidak usah panik,” ucapnya.

Meski begitu, Smith menyebutkan, jika magma terus naik hingga hanya 2 sampai 3 kilometer dari permukaan tanah, saat itulah warga AS perlu betul-betul khawatir.

Seperti diketahui, gunung di Yellowstone National Park pernah dua kali meletus secara dahsyat sekitar 1,3 juta tahun lalu dan sekitar 642 ribu tahun lalu. Terakhir kali meletus, ia memuntahkan debu hingga ketinggian 30 ribu kaki atau sekitar 9.100 meter dan debunya telah menutup kawasan mulai dari barat Amerika Serikat hingga Teluk Meksiko.

Para peneliti memprediksi, jika fenomena kenaikan permukaan tanah di kawasan tersebut berlanjut, gunung berapi super ini berpotensi meletus dalam waktu dekat. Jika sampai meletus, maka dua per tiga bagian dari Amerika Serikat tidak akan lagi dapat dihuni.

Sayangnya, akibat kurangnya data yang dimiliki dari letusan terakhir, peneliti tidak dapat memperkirakan kapan bencana alam berikutnya akan terjadi. Yang pasti, letusan dahsyat gunung ini bakal membuat letusan gunung Eyjafjallajokull di Islandia pada April 2010 lalu--yang sempat merusak jadwal penerbangan di seluruh dunia--menjadi tampak sangat kecil skalanya. (kd)

Manfaat Teknologi Nano di Industri Kesehatan

Teknologi nano memungkinkan penggunaan dosis obat yang tidak terlalu besar.

VIVAnews - Perkembangan industri farmasi yang menggunakan teknologi nano saat ini sudah tumbuh demikian pesat. Di dunia farmasi, teknologi nano bisa berperan dalam meningkatkan kualitas produksi dan keamanan (safety performance).




Di dunia farmasi, teknologi nano memungkinkan penggunaan dosis obat yang tidak terlalu besar, sehingga sangat efisien dalam memanfaatkan bahan baku. (inmagine)

Teknologi nano sendiri merupakan teknologi yang memungkinkan sebuah benda dipecah dalam skala nanometer atau satu per semiliar meter dan merupakan salah satu teknologi yang disebut-sebut mampu mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi di segala bidang.

“Produk berteknologi nano akan lebih cepat diserap dibandingkan produk yang tidak menggunakan teknologi tersebut,” kata Heny Rachmawati, pakar teknologi nano Institut Teknologi Bandung, pada keterangannya, 11 Maret 2011. “Sehingga, dari segi penggunaan, akan lebih efisien,” ucapnya.

Heny mengatakan, teknologi nano di bidang farmasi saat ini banyak dipergunakan untuk ekstrak obat-obatan tradisional seperti gingseng. Selain itu juga pada kandungan kosmetik, misalnya untuk krim tabir surya.

Ginseng yang menggunakan teknologi nano mampu lebih cepat diserap tubuh dan menjadikan kandungan "ginsenosides" (kandungan persentase ginseng untuk menghasilkan stamina) yang lebih tinggi dibandingkan gingseng lainnya.

“Teknologi nano dapat digunakan dalam dunia farmasi karena akan membantu kelarutan, stabilitas, dan kemapuan penyerapan,” kata Heny. “Dalam dunia farmasi, seluruh persyaratan itu harus dipenuhi."

Terkadang, kata Heny, senyawa obat tertentu mengalami kesulitan untuk larut dan melakukan penetrasi. Untuk kondisi yang demikian, teknologi nano dapat mengambil peran. Contoh lain adalah kandungan kalsium dalam susu yang juga harus dibuat menggunakan teknologi nano agar dapat efektif terserap ke dalam tulang.

Saat ini, teknologi nano banyak dikembangkan oleh sektor industri mengingat untuk memproduksinya bukan hal mudah membutuhkan keahlian, evaluasi modifikasi sehingga sampai ke skala nano.

BP POM sendiri, kata Heny, sangat ketat dalam melakukan pengawasan terhadap produk yang menggunakan teknologi nano. “BP POM perlu memeriksa apakah teknologi itu benar diterapkan dalam suatu produk,” kata Heny. “Jangan sampai publikasinya nano tapi kenyataannya tidak,” ucapnya.

Di Indonesia, teknologi nano sendiri baru berkembang sekitar lima tahun terakhir. Padahal, di luar negeri teknologi ini sudah berkembang sejak 10 tahun yang lalu (tahun 1990 an). “Kalau Indonesia tidak memperdalam teknologi nano, maka industri kita termasuk yang tertinggal,” ucapnya.

Di dunia farmasi, Heny menyebutkan, teknologi nano memungkinkan penggunaan dosis obat yang tidak terlalu besar, sehingga sangat efisien dalam memanfaatkan bahan baku.